Pemerintah Kabupaten Pati bergerak cepat menangani ambrolnya talud di Desa Ngetuk, Kecamatan Gunungwungkal, yang berada di ruas jalan Pakis–Gunungwungkal. Kerusakan tersebut dikhawatirkan semakin parah dan mengancam akses jalan masyarakat jika tidak segera ditangani.
Pada Minggu (24/5/2026), Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait turun langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi lapangan sekaligus memastikan langkah penanganan darurat segera dilakukan.
Talud yang ambrol diketahui memiliki panjang sekitar 18 meter dengan tinggi kurang lebih 3 meter. Kondisi itu membuat badan jalan di sekitar lokasi rawan terkikis arus sungai dan berpotensi longsor lebih luas.
“Yang paling penting akses masyarakat tetap aman dan kerusakan tidak semakin meluas,” ujar Chandra saat meninjau lokasi.
Menurutnya, Pemkab Pati akan segera melakukan langkah penanganan awal mulai besok dengan menggeser aliran sungai menggunakan alat berat agar arus air tidak terus menghantam badan jalan.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan pemasangan bronjong pada pekan depan sebagai upaya penanganan sementara untuk memperkuat titik longsoran dan mencegah kerusakan susulan.
Kerusakan talud tersebut menjadi perhatian serius karena berada di jalur penghubung aktivitas masyarakat. Jika dibiarkan, arus sungai dikhawatirkan terus menggerus badan jalan hingga membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.
Dalam peninjauan tersebut, jajaran OPD juga melakukan pemetaan kondisi lapangan guna menentukan langkah teknis lanjutan yang akan dilakukan secara bertahap.
Pemkab Pati memastikan penanganan akan diprioritaskan pada aspek keselamatan masyarakat serta menjaga agar akses transportasi warga tetap dapat digunakan dengan aman.
#pati #jateng #virals #fyp #jangkauan
0 komentar:
Posting Komentar