Jalan Rusak Akibat Banjir, Polisi Pasang Banner Imbauan di Titik Blackspot Pati-Juwana


Jalan Rusak Akibat Banjir, Polisi Pasang Banner Imbauan di Titik Blackspot Pati-Juwana

Satuan Lalu Lintas Polresta Pati bersama sejumlah pemangku kepentingan turun langsung ke ruas Pantura Pati–Juwana, Selasa (3/2/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai, untuk menindaklanjuti kondisi daerah rawan kecelakaan atau blackspot yang memburuk setelah bencana banjir melanda wilayah tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen kepolisian menjaga keselamatan pengguna jalan di jalur nasional yang menjadi nadi utama pergerakan logistik dan masyarakat.

Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati Kompol Riki Fahmi Mubarok menegaskan, penanganan lapangan dilakukan setelah pihaknya memetakan sejumlah titik yang terdampak banjir dan berpotensi memicu kecelakaan. "Kami tidak menunggu sampai terjadi korban. Begitu air surut, kami langsung bergerak ke titik-titik rawan di Pantura Pati–Juwana untuk memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga," kata Kompol Riki Fahmi.

Menurutnya, genangan yang sempat terjadi akibat luapan sungai di tepi jalan Pantura bukan hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga meninggalkan residu berupa sampah, lumpur, serta kerusakan badan jalan. "Sisa banjir ini menyisakan lubang dan permukaan jalan yang tidak rata. Ini sangat berbahaya, khususnya bagi pengendara sepeda motor," ujar Kompol Riki Fahmi.

Kompol Riki Fahmi menjelaskan, Satlantas Polresta Pati menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, khususnya bidang sumber daya air, untuk membersihkan saluran dan jembatan yang tersumbat. "Kalau aliran air tidak lancar, genangan bisa kembali terjadi. Karena itu kami dorong penanganan hulu agar masalah di hilir, yakni jalan, tidak terulang," tuturnya.

Selain itu, bersama Dinas Perhubungan dan PT Jasa Raharja Cabang Pati, kepolisian memasang spanduk atau MMT peringatan daerah rawan kecelakaan serta memberi tanda cat putih di lubang dan kerusakan jalan. "Ini penting agar pengendara bisa mengantisipasi sejak jauh hari dan mengurangi kecepatan saat melintas," tegas Kompol Riki Fahmi.

Kompol Riki Fahmi juga menyebutkan, petugas di lapangan membagikan brosur dan leaflet keselamatan kepada para pengguna jalan yang melintas. Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Keselamatan Candi 2026. "Kami ingin masyarakat tidak hanya tahu ada bahaya, tetapi juga paham bagaimana berkendara yang aman dan beretika," katanya.

Ia menambahkan, pendekatan persuasif dan edukatif akan terus dikedepankan agar budaya tertib berlalu lintas tumbuh dari kesadaran, bukan karena takut ditilang. "Keselamatan itu tanggung jawab bersama. Polisi hadir untuk mengingatkan dan melindungi," ujar Kompol Riki Fahmi.

Dengan berbagai langkah tersebut, Satlantas Polresta Pati berharap arus lalu lintas di Pantura Pati–Juwana kembali normal dan risiko kecelakaan bisa ditekan. "Kami akan terus memantau dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait sampai kondisi benar-benar aman dan nyaman bagi masyarakat," pungkas Kompol Riki Fahmi.

 #pati #virals #fyp #story #jangkauansemuaorang

About redaksi

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.