1.061 Peserta Rebut Kursi MAN 2 Kudus, Debut Perdana di Seleksi Nasional MAN-PUN Diserbu Pendaftar
KUDUS – Sebanyak 1.061 calon siswa mengikuti tes berbasis komputer (CBT) Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) kategori Madrasah Program Unggulan Nasional (MAN-PUN) di MAN 2 Kudus, 14–15 Februari 2026. Ini menjadi tahun pertama MAN 2 Kudus resmi bergabung dalam skema seleksi nasional tersebut, dengan antusiasme pendaftar yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.
Para peserta tercatat berasal dari Jakarta, Sumatera, Kalimantan, Jawa Barat, hingga Jawa Timur. Seleksi dibuka melalui dua jalur, yakni jalur prestasi dan jalur tes. Pelaksanaan CBT berlangsung secara transparan, akuntabel, dan terintegrasi dengan sistem nasional, disertai pengawasan ketat untuk menjamin objektivitas hasil.
Lonjakan pendaftar ini sejalan dengan tren nasional meningkatnya minat terhadap madrasah unggulan. Berdasarkan data nasional, jumlah peminat MAN Unggulan tahun 2026 mencapai 39.012 siswa, naik dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 31.990 pendaftar. Rinciannya meliputi 27.517 pendaftar SNPDB MAN IC, 4.689 siswa MAN PK, dan 733 siswa di MAKN.
Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, menilai daya saing madrasah terletak pada keseimbangan antara capaian akademik dan penguatan nilai-nilai akhlak. Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Suyitno, menegaskan bahwa madrasah kini bukan lagi pilihan alternatif, melainkan telah menjadi pilihan utama masyarakat.
Di tingkat daerah, pendaftar terbanyak MAN 2 Kudus berasal dari MTsN 1 Kudus, MTsN 2 Grobogan, MTsN 2 Kudus, MTsN 1 Kota Semarang, serta MTsN 1 Jepara. Hal ini menunjukkan daya jangkau MAN 2 Kudus yang semakin luas.
Kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak, menyatakan keikutsertaan dalam MAN-PUN 2026 merupakan langkah strategis untuk menghadirkan sistem seleksi profesional dan berintegritas. Ia menegaskan madrasahnya berkomitmen menjaring siswa berpotensi unggul secara akademik sekaligus berkarakter kuat.
Dengan seleksi yang berjalan lancar dan tingginya partisipasi, MAN 2 Kudus optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai madrasah unggulan yang mampu memadukan prestasi akademik dan pembinaan nilai-nilai keislaman.
#kudus #virals #fyp #jangkauansemuaorang #story
KUDUS – Sebanyak 1.061 calon siswa mengikuti tes berbasis komputer (CBT) Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) kategori Madrasah Program Unggulan Nasional (MAN-PUN) di MAN 2 Kudus, 14–15 Februari 2026. Ini menjadi tahun pertama MAN 2 Kudus resmi bergabung dalam skema seleksi nasional tersebut, dengan antusiasme pendaftar yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.
Para peserta tercatat berasal dari Jakarta, Sumatera, Kalimantan, Jawa Barat, hingga Jawa Timur. Seleksi dibuka melalui dua jalur, yakni jalur prestasi dan jalur tes. Pelaksanaan CBT berlangsung secara transparan, akuntabel, dan terintegrasi dengan sistem nasional, disertai pengawasan ketat untuk menjamin objektivitas hasil.
Lonjakan pendaftar ini sejalan dengan tren nasional meningkatnya minat terhadap madrasah unggulan. Berdasarkan data nasional, jumlah peminat MAN Unggulan tahun 2026 mencapai 39.012 siswa, naik dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 31.990 pendaftar. Rinciannya meliputi 27.517 pendaftar SNPDB MAN IC, 4.689 siswa MAN PK, dan 733 siswa di MAKN.
Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, menilai daya saing madrasah terletak pada keseimbangan antara capaian akademik dan penguatan nilai-nilai akhlak. Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Suyitno, menegaskan bahwa madrasah kini bukan lagi pilihan alternatif, melainkan telah menjadi pilihan utama masyarakat.
Di tingkat daerah, pendaftar terbanyak MAN 2 Kudus berasal dari MTsN 1 Kudus, MTsN 2 Grobogan, MTsN 2 Kudus, MTsN 1 Kota Semarang, serta MTsN 1 Jepara. Hal ini menunjukkan daya jangkau MAN 2 Kudus yang semakin luas.
Kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak, menyatakan keikutsertaan dalam MAN-PUN 2026 merupakan langkah strategis untuk menghadirkan sistem seleksi profesional dan berintegritas. Ia menegaskan madrasahnya berkomitmen menjaring siswa berpotensi unggul secara akademik sekaligus berkarakter kuat.
Dengan seleksi yang berjalan lancar dan tingginya partisipasi, MAN 2 Kudus optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai madrasah unggulan yang mampu memadukan prestasi akademik dan pembinaan nilai-nilai keislaman.
#kudus #virals #fyp #jangkauansemuaorang #story
0 komentar:
Posting Komentar