Puluhan Siswa P2MKP LKNP Jalani Praktik Melaut di Muara Juwana, Satpolairud Polresta Pati Lakukan Pengamanan



Puluhan Siswa P2MKP LKNP Jalani Praktik Melaut di Muara Juwana, Satpolairud Polresta Pati Lakukan Pengamanan

Pati – JATENGHITS

Satpolairud Polresta Pati melaksanakan pengamanan kegiatan praktik melaut bagi siswa Lembaga Kemaritiman Nelayan Pati (LKNP) yang berada di bawah naungan Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) di Muara Sungai Juwana, Kabupaten Pati, Selasa (6/1/2026). Pengamanan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan pendidikan dan pelatihan kemaritiman guna memastikan keselamatan peserta selama beraktivitas di wilayah perairan.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 67 siswa  P2MKP LKNP, yang dibagi dalam dua kloter latihan. Para peserta merupakan siswa pelatihan nelayan pada LPKS Lembaga Kemaritiman Nelayan Pati yang telah memiliki legalitas sebagai P2MKP, sesuai ketentuan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dalam praktik tersebut, para siswa melaksanakan latihan tebar jaring sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran keterampilan dasar melaut.

Selama kegiatan berlangsung, Satpolairud Polresta Pati menerjunkan personel beserta sarana pendukung untuk menjamin keamanan, keselamatan, serta kelancaran jalannya latihan praktik di perairan Muara Juwana.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh sejak tahap persiapan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
"Kami hadir untuk memastikan kegiatan praktik melaut siswa P2MKP LKNP ini berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan prosedur keselamatan di laut," ujarnya.

Menurut Kompol Hendrik, aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Seluruh siswa diwajibkan menggunakan alat keselamatan berupa life jacket, serta mematuhi arahan instruktur LKNP dan petugas pengamanan selama berada di atas perahu maupun saat praktik di perairan.

Latihan kloter pertama dimulai pada pukul 08.45 WIB dengan jumlah 30 siswa, kemudian dilanjutkan kloter kedua pada pukul 11.45 WIB dengan 27 siswa. Seluruh peserta mendapatkan pendampingan langsung dari instruktur P2MKP LKNP serta pengawasan aktif personel Satpolairud yang juga memberikan imbauan keselamatan secara berkala.

Kompol Hendrik menambahkan, faktor cuaca dan kondisi perairan turut menjadi pertimbangan penting dalam pelaksanaan latihan.
"Cuaca saat kegiatan berlangsung dalam kondisi mendung, namun gelombang relatif landai sehingga masih aman untuk pelaksanaan praktik melaut," ungkapnya.

Ia menegaskan, kehadiran Polri dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan kemaritiman merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
"Kami mendukung penuh kegiatan positif seperti ini karena mampu mencetak calon nelayan yang profesional, terampil, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan kerja di laut," tegasnya.

Menutup keterangannya, Kompol Hendrik memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
"Alhamdulillah, kegiatan selesai dengan aman, tidak ada kejadian menonjol, dan seluruh siswa kembali dalam kondisi sehat," pungkasnya.


#fyp #virals #jangkauansemuaorang #family #community #story 

About redaksi

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.