Hari Ketiga Pencarian Warga Diduga Hanyut di Sungai Kedungdowo Gunungwungkal Belum Membuahkan Hasil

Hari Ketiga Pencarian Warga Diduga Hanyut di Sungai Kedungdowo Gunungwungkal Belum Membuahkan Hasil

PATI –PATINEWSCOM 

Upaya pencarian terhadap Sudi (52), warga Desa Perdopo, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, yang diduga hanyut di Sungai Kedungdowo, kembali dilanjutkan pada Kamis (15/1/2026). Memasuki hari ketiga, tim gabungan menyisir aliran sungai sejak pagi hingga sore hari, namun korban masih belum ditemukan.

Sejak pukul 07.30 WIB, puluhan personel dari unsur Polri, TNI, Basarnas, BPBD, relawan, hingga masyarakat dikerahkan menyusuri sungai. Pencarian difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut, mulai dari area hulu hingga mendekati bendungan di wilayah Kecamatan Tayu.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Gunungwungkal AKP Sukarno, S.H. menjelaskan bahwa penyisiran dibagi menjadi beberapa sektor agar pencarian lebih efektif. "Pada hari ketiga ini, kami membagi tim menjadi beberapa titik penyisiran untuk memaksimalkan area pencarian," ujarnya.

Menurut AKP Sukarno, kondisi sungai menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan. Arus Sungai Kedungdowo masih cukup deras dan air berwarna keruh akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. "Debit air masih tinggi dan arus cukup kuat, ini tentu menjadi kendala serius dalam proses pencarian," katanya.

Selain arus sungai, faktor cuaca juga memengaruhi jalannya operasi. Hujan yang turun secara berkala membuat jarak pandang terbatas dan menyulitkan tim saat melakukan penyisiran manual di sepanjang bantaran sungai. "Cuaca hujan deras beberapa kali memaksa tim bekerja ekstra hati-hati demi keselamatan bersama," tambah AKP Sukarno.

Pencarian melibatkan lebih dari 80 personel gabungan yang menyisir sungai dari titik awal hingga ke sejumlah jembatan dan bendungan. "Kami melibatkan semua unsur, termasuk masyarakat setempat, karena mereka memahami karakter sungai dan lingkungan sekitar," jelasnya.

Memasuki sore hari, tepat pukul 17.00 WIB, pencarian sementara dihentikan karena kondisi mulai gelap. Seluruh personel kemudian melaksanakan apel konsolidasi dan bermalam di posko yang berada di Balai Desa Perdopo. "Kegiatan dihentikan sementara demi keamanan, dan akan kami lanjutkan kembali esok hari sejak pagi," ungkap AKP Sukarno.

AKP Sukarno menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen melanjutkan pencarian hingga korban ditemukan. "Kami akan terus berupaya maksimal, berkoordinasi dengan seluruh tim gabungan, dan berharap korban segera ditemukan," pungkasnya.

(Humas Resta Pati)


About redaksi

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.